"Semua perlengkapan sudah dipersiapkan, tuan." Lapor Zypto pada majikannya. "Apakah ada yang lain lagi?"
"Baiklah kalau begitu langsung saja masukkan ke dalam kargo kapal. Tunggu disana, aku akan menjemput kawan-kawanku. Pagi ini juga kita akan berangkat," perintah Zumar pada pelayannya.
Zumar dan rekan-rekannya akan melakukan perjalanannya pada pagi hari ini juga. Zypto sebagai pelayan Zumar juga ikut dalam perjalanan ini. Ini akan menjadi liburan yang sangat panjang dan mungkin menyenangkan. Mereka semua berjumlah sepuluh orang, dan mereka semua orang-orang yang sudah pensiun dari pekerjaan mereka. Kecuali Zypto yang masih bekerja pada Zumar.
Mereka akan menghabiskan masa pensiun mereka di daerah Vela. Mereka mempunyai kehidupan masing-masing. Ada yang sudah memiliki anak, ada yang sudah kehilangan semua keluarganya, dan ada juga yang sudah ditinggal pergi oleh anak-anaknya. Namun mereka tetap memiliki persahabatan yang sangat erat.
"Mari kawan-kawan, petualangan akan segera dimulai," teriak Zumar pada kawan-kawannya. Mereka yang sudah bersiap dan menunggu Zumar sangat bersemangat. Dan langsung meluncur ke dermaga.
Zypto yang telah datang lebih awal sudah mempersiapkan segala perlengkapan pelayaran. Setelah menunggu beberapa saat, Zumar datang bersama delapan rekan karibnya. Tampak orang-orang di sekitar dermaga itu sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Langit juga sangat cerah pada hari itu.
Zumar langsung mempersilakan mereka untuk memasuki kapal layar yang besar miliknya itu. Beberapa orang hanya memandangi mereka sekilas, lalu kembali pada aktivitas mereka.
"Baiklah, mari naik karena kapal akan segera berlayar," ujarnya bersemangat. "Broater, ayo berangkat!"
"Nah, sebelumnya aku akan membagi-bagikan tugas. Ghano, perhatikan arah mata angin dan engkau akan menjadi penunjuk arah. Hachi, memperkirakan cuaca dan arus air laut. Seckha dan Raul, kalian di bagian layar dan jangkar kapal. Gama dan Tama, di bagian dapur. Shiko dan Dixio, jika ada kerusakan kalianlah yang akan membetulinya. Zypto, tolong kau bersihkan kapal ini. Sementara aku akan menjadi kapten dan yang akan mengendalikan kapal ini. Dalam perjalanan kita harus saling membantu, tugas akan berganti-ganti. Ghano, ini petanya. Sekarang kalian bisa ke tempat masing-masing !"
Dimulailah petualangan mereka ini. Tali sudah dilepaskan dan jangkar tak lupa untuk dinaikkan. Tak sabar rasanya untuk segera sampai ke tempat tujuan. Angin bertiup dan menghembuskan layar-layar yang telah dibentangkan. Perlahan mereka semakin menjauh dari negerinya, berlayar melintas samudra yang sangat amat luas.
Zumar dan rekan-rekannya akan melakukan perjalanannya pada pagi hari ini juga. Zypto sebagai pelayan Zumar juga ikut dalam perjalanan ini. Ini akan menjadi liburan yang sangat panjang dan mungkin menyenangkan. Mereka semua berjumlah sepuluh orang, dan mereka semua orang-orang yang sudah pensiun dari pekerjaan mereka. Kecuali Zypto yang masih bekerja pada Zumar.
Mereka akan menghabiskan masa pensiun mereka di daerah Vela. Mereka mempunyai kehidupan masing-masing. Ada yang sudah memiliki anak, ada yang sudah kehilangan semua keluarganya, dan ada juga yang sudah ditinggal pergi oleh anak-anaknya. Namun mereka tetap memiliki persahabatan yang sangat erat.
"Mari kawan-kawan, petualangan akan segera dimulai," teriak Zumar pada kawan-kawannya. Mereka yang sudah bersiap dan menunggu Zumar sangat bersemangat. Dan langsung meluncur ke dermaga.
Zypto yang telah datang lebih awal sudah mempersiapkan segala perlengkapan pelayaran. Setelah menunggu beberapa saat, Zumar datang bersama delapan rekan karibnya. Tampak orang-orang di sekitar dermaga itu sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing. Langit juga sangat cerah pada hari itu.
Zumar langsung mempersilakan mereka untuk memasuki kapal layar yang besar miliknya itu. Beberapa orang hanya memandangi mereka sekilas, lalu kembali pada aktivitas mereka.
"Baiklah, mari naik karena kapal akan segera berlayar," ujarnya bersemangat. "Broater, ayo berangkat!"
"Nah, sebelumnya aku akan membagi-bagikan tugas. Ghano, perhatikan arah mata angin dan engkau akan menjadi penunjuk arah. Hachi, memperkirakan cuaca dan arus air laut. Seckha dan Raul, kalian di bagian layar dan jangkar kapal. Gama dan Tama, di bagian dapur. Shiko dan Dixio, jika ada kerusakan kalianlah yang akan membetulinya. Zypto, tolong kau bersihkan kapal ini. Sementara aku akan menjadi kapten dan yang akan mengendalikan kapal ini. Dalam perjalanan kita harus saling membantu, tugas akan berganti-ganti. Ghano, ini petanya. Sekarang kalian bisa ke tempat masing-masing !"
Dimulailah petualangan mereka ini. Tali sudah dilepaskan dan jangkar tak lupa untuk dinaikkan. Tak sabar rasanya untuk segera sampai ke tempat tujuan. Angin bertiup dan menghembuskan layar-layar yang telah dibentangkan. Perlahan mereka semakin menjauh dari negerinya, berlayar melintas samudra yang sangat amat luas.





